Wisata di Korea Selatan

Wisata di Korea Selatan

Korea Selatan menjadi salah satu destinasi liburan yang popularitasnya meroket beberapa tahun tahun belakangan ini. Pada tahun 2012, wisatawan yang berkunjung ke Korea Selatan mencapai 11,1 juta orang, dan membuatnya masuk kedalam daftar 20 negara yang paling banyak dikunjungi di dunia.

Sebagai destinasi wisata, Korea Selatan memiliki banyak hal menarik untuk ditawarkan, yakni meliputi situs wisata alam, tradisi dan budaya yang kental, serta produk-produk budaya populer yang fenomenal. Siapa tak kenal Gangnam Style yang dipopulerkan oleh Psy atau serial drama korea yang banyak ditonton oleh pemirsa kita.

Korea Selatan memiliki banyak situs bersejarah yang menarik, diantaranya Gyeongju, Buyeo, dan Seoul. Sementara objek wisata alam seperti puncak Baekdudaegan, Seorak-san, Jiri-san, Gua Danyang, Gua hwanseongul, ataupun Pantai Haeundae, dan Pantai Mallipu, juga tak kalah banyak menarik minat wisatawan.

Sebagai negara empat musim, Korea Selatan bisa dinikmati di waktu berbeda untuk mendapatan kesan berlainan. Hanya saja, waktu terbaik untuk mengunjungi negara in yakni saat Musim Gugur yang jatuh antara bulan Maret – Mei. Saat itu cuaca sedang enak-enaknya, tidak panas menyengat seperti saat musim panas, ataupun dingin menusuk seperti saat musim dingin. Kita bisa mengeksplorasi banyak objek wisata tanpa direpotkan oleh suhu. Suhu saat itu berkisar antara 6°C – 18°C.

Saat itu, bunga-bunga sedang bermekaran dan menciptakan warna-warna cantik di penjuru negeri. Sebaiknya hindari datang saat musim panas, sekitar awal Juli – Agustus dan musim dingin November – Februari yang suhunya bisi turun drastis hingga ke angka -2,4°C.

Penerbangan menuju Korea Selatan

Dari Indonesia, Korea Selatan bisa disambangi lewat empat pintu utama, antara lain Seoul, Busan, Jeju, dan Ulsan. Garuda Indonesia melayani penerbangan ke Seoul dari Batam, Surabaya, Padang, Bandung, Makassar, dan penerbangan ke Ulsan dari Jakarta. Sementara Malaysia Airlines melayani penerbangan ke Seoul dari Jakarta.

Maskapai penerbangan China Eastern Airlines melayani penerbangan ke Seoul dari Denpasar dan Yogyakarta. Ada pula Korean Air melayani penerbangan ke Busan dari Jakarta, dan penerbangan ke Jeju dari Jakarta dan Semarang.

Aktivitas di Korea Selatan

Banyak hal yang bisa kita lakukan di Korea Selatan. Mulai dari aktivitas yang berbau sejarah, alam, budaya, hingga budaya populer. Korea Selatan juga menjadi destinasi wisata belanja yang cukup populer beberapa tahun belakangan ini.

Jika berada di Seoul, jangan lupa menyambangi aliran sungai yang dulunya kotor dan kumuh, kini sudah dipercantik hingga menjadi salah satu tempat berkumpul warga saat sore menjelang malam. Apalagi kalau bukan Cheonggyecheon Stream. Ingin menelusuri aliran sungai sepanjang 5,8 Km ini sendiri atau dengan pemandu, tinggal pilih. Negeri ginseng ini memiliki banyak tempat spa dan pemandian air panas untuk relaksasi. Beberapa diantaranya Baran Spa, Jinan Red Ginseng Spa, Metro Spa Cabin, dan JJ Mud Spa. Jika datang bersama keluarga, bisa ajak anak-anak untuk bermain air di Yeosu The Ocean Resort Water Park. Jika ingin yang lebih alami, bisa menyambangi Pantai Haeundae di kota Busan yang tak terlalu ramai.

Jika malas berbasah-basahan, ajak saja anak-anak menjajal berbagai wahana permainan di Kumho Familyland yang terletak di Gwangju, atau Ulsan Grand Park di kota Ulsa. Anda bisa juga bersantai jalan-jalan sore di taman berkonsep eco, Lohas Garden & Wacapua di Propinsi Gangwon-do.

Bagi pecinta drama Korea, Anda bisa mengunjungi lokasi-lokasi yang digunakan dalam film maupun serial populer. Meningkatnya popularitas drama korea tak ayal ikut menarik wisatawan ke lokasi-lokasi tersebut. Misalnya Palbong Bakery yang muncul dalam film Bread, Love, and Dreams, Danyang Ondal Film Set yang muncul di beberapa drama propuler seperti Kingdom of the Wind, Taewangsasingi, dan Yeongaesomun. Tempat-tempat yang digunakan sebagai lokaso syuting serial drama Daejangeum dan Full House juga tak kalah populer.

Tempat wisata di Korea Selatan

Deoksugung Palace

Berlokasi di salah satu persimpangan tersibuk di Seoul, Deoksugung Palace adalah salah satu tempat bersejarah yang banyak dikunjungi wisatawan. Istana ini awalnya adalah milik Wolsandaegun (1454-1488), kakak tertua Raja Seongjong (1469-1494) dari Dinasti Joseon.

Saat memasuki istana, pengunjung akan menyeberangi jembatan Geumcheon yang berukuran lumayan lebar. Pada zaman dahulu, kereta raja biasa melintas di atasnya. Selain menikmati kemegahan bangunan bersejarah ini, pengunjung juga dapat menyaksikan upacara yang berlangsung tiga kali sehari, yakni pukul 11.00, 14.00, dan 15.30.

Jam buka: Selasa – Minggu pukul 09.00 – 21.00
Harga tiket: Dewasa 1.000 Won, Remaja (7-18 tahun) 500 Won

Pantai Haeundae Busan Korea Selatan
Pantai Haeundae yang berlokasi di kota Busan ini merupakan pantai paling tersohor di Korea Selatan. (FOTO: Deasy Elsara)

Pantai Haeundae

Bisa dibilang Pantai Haeundae yang berlokasi di kota Busan adalah pantai yang paling populer di negara ini. Nama “Haeundae” diambil dari nama seorang akademisi Choi Chi-Won dari Dinasti Silla. Dulu kala, ia singgah di Pulau Dongbaekdo dan terpesona dengan keindahan alamnya. Ia menorehkan kata “Hae Un Dae” di sebuah dinding batu di pulau tersebut.

Pantai Haeundae asyik dijadikan tempat piknik atau bahkan bermain air pada sore hari. Pasirnya putih, berpadu kontras dengan air laut yang berwarna biru cerah. Jika pantai-pantai di Indonesia umumnya jauh dari pusat kota, tidak demikian dengan pantai ini. Pantai Haeundae dikeliling gedung-gedung tinggi seperti perkantoran, hotel, dan apartemen.

Kumho Familyland

677, Uchi-ro, Buk-gu, Gwangju

Jika berlibur bersama keluarga, taman bermain yang berlokasi di ini bisa dicoba. Berbagai wahana permainan menarik ada di sini. Kumho Familyland berdiri di atas lahan seluas 290 hekta dan pertama kali dibuka untuk umum pada 6 Juli 1991. Setelah lebih dari dua dekade, taman bermain ini tetap menjadi yang terbesar di Propinsi Jeollabuk-do dan Jeollanam-do. Selain berbagai wahana, Kumho Familyland juga memiliki fasilitas kolam renang dan arena ice skating. Tersedia pula paket terusan yang termasuk wahana bermain, kereta wisata, dan pameran bawah laut dan aquarium.

Di dalam taman uni juga terdapat Uchi Park, yakni kebun binatang yang menampung lebih dari 500 mamalia dan taman botani yang menyimpan lebih dari 6.000 jenis tanaman. Anak-anak bisa bermain sekaligus belajar mengenal alam di tempat ini.

Jam buka: Setiap hari 09.30 – 21.00
Harga tiket:  Dewasa 6.000 Won, Remaja 5.000 Won, Anak-anak (4-13 tahun) 4.000 Won, Tiket terusan: Dewasa 25.00 Won, Remaja 23.000 Won, Anak-anak 19.000 Won

Cheonngyecheon Stream

Cheonggyecheonro, Jongo-gu, Seoul

Siapa sangka aliran Cheonggyecheon yang dulunya kotor dan kumuh, kini menjadi tempat hangout favorit para warga Seoul. Cheonggyecheon Stream diapit jalan raya dan dekat dengan Sejongro, salah satu kawasan tersibuk di Soeul. Meski begitu, suasananya tidak berisik sebab berada 4,6 meter di bawah.

Ada 12 buah jembatan yang dibangun tepat di atas aliran. Dua diantaranya yakni Narae Bridge merepresentasikan filosofi kupu-kupu, sementara Gwanggyo Bridge menjadi simbol harmonisasi masa lalu dan masa depan. Ada pula Ryhtmic Wall Stream yang ikonik.

Kawasan sepanjang 5,8 Km ini asyik, dijadikan tempat bersantai saat sore hari. Kita bisa mendengar suara gemericik air terjun mini dan bermain air di aliran ini. Jika datang dalam jumlah banyak, Anda juga bisa memesan tur dengan pemandu. Kawasan ini juga dekat dengan tempat-tempat wisata lai yang bisa disambangi hanya dengan berjalan kaki, yakni Deoksugung Palace, Seoul Plaza, Sejong Center, Insa-dong Street, Changdeokgung Palace, dan Changgyeonggung Palace.

Seongsan Sunrise Peak

Letusan dahsyat yang terjadi sekitar 5.000 tahun lalu di Pulau Jeju dipercaya sebagai penyebab terbentuknya kawah vulkanis di tempat ini. Dari namanya, sudah jelas bahwa Seongsan Sunrise ini merupakan lokasi menikmati matahari terbit terindah.

Pantai Ggotji

Berlokasi 4 kilometer di sebelah barat daya Anmyeon-up, pantai ini adalah tempat yang ideal  usai menempuh perjalanan dengan berkendara seharian bersama pasangan atau teman-teman. Sampai di pantai sore menjelang senja, menikmati sunset dengan pemandangan siluet formasi dua batu besar yang dikenal dengan Granny Rock dan Grandpa Rock. Menurut legenda yang beredar, seorang istri yang bertugas di wilayah Shilla Dynasti berubah wujud menjadi Granny Rock setelah meninggal. Ia setia menunggu sang suami hingga akhir hayatnya.

Lotte World

Jajal permainan-permainan menarik di wahana rekreasi terbesar di Seoul ini! Ada 176 wahana permainan dengan berbagai jenis dan tingkat keseruan yang bisa dicoba. Selain itu, taman ini juga menyediakan arena ice skating bagi Anda yang ingin mengetes kemampuan berseluncur di lapangan es.

Wahana rekreasi ini tergolong lengkap, karena ada arena hewan-hewan air, restoran, hingga pusat perbelanjaan di dalamnya. Cek situsnya lotteworld.com agar tak melewatkan festiva-festival seru.

Jam buka: Setiap hari pukul 09.30-22.00
Harga tiket: Dewasa 44.000 Won, Remaja 38.000 Won, Anak-anak 34.000 Won

Seoul Grand Park

Memperingati ulangtahun ke-100, kebun binatang ini mengalami perubahan nama menjadi Soul Zoo pada tahun 2009. Lebih dari 3.200 ekor hewan yang terdiri dari 340 spesies menjadi penghuni kebun binatang ini, termasuk gorilla dataran rendah yang terancam punah. Setiap hewan ditempatkan di area yang mendekati habitat aslinya.

Selain kebun binatang, di kawasan ini juga terdapat taman botani, danau, kereta wisata Elephant Train dan gandola Sky Lift yang tak kalah seru. Bagi anak-anak juga disediakan kebun binatang khusus yan dihuni oleh hewan-hewan seperti domba, lama, kera, dan hewan-hewan lain yang jinak untuk diajak berinteraksi.

Jam buka: Setiap hari pukul – 09.00 20.00, Musim Panas (Maret-Oktober) pukul 09.00 – 19.00, Musim Dingin (November-Februari) pukul 09.00-18.00
Harga tiket:  Dewasa 3.000 Won, Remaja 2.000 Won, Anak-anak 1.000 Won

Love Land

Di taman ini, nuansa seksual dan erotis melebur menjadi satu. Love Land mendobrak batas tabu seputar seks dan mengajak para pengunjungnya untuk ikut menikmati keindahan seksualitas manusia. Patung-patung dan instalasi yang ada di sini memperlihatkan aktivitas-aktivitas seksual dalam berbagai gaya dan rupa.

Taman ini hanya terbuka bagi yang berusia 18 tahun ke atas. Penasaran tapi sedang berlibur bersama anak-anak? Di area ini juga tersedia arena bermain bagi anak-anak atau yang berusia di abawah 18 tahun, sementara Anda mengeksplorasi taman ini.

Jam buka: Setiap hari pukul 09.00-24.00
Harga tiket: 9.000 Won

Wisata kuliner di Korea Selatan

Masakan tradisional Korea Selatan didominasi sayur-mayur dan citarasa pedas. Yang selalu ada di setiap hidangan adalah kimchi, variasi sayuran yang disajikan dengan bumbu asam pedas. Variasi kimchi beragam, ada yang memakai sawi putih, ada pula yang ditambahkan mentimun, kubis, lobal, dan lain-lain, namun yang kerap disajikan adalah kimchi sawi. Konsumsi daging sapi juga tergolong tinggi. Penduduk lokal biasanya menyantap daging sapi dengan dengan cara dipanggang atau dibakar ala barbekyu (galbi) dengan bumbu minimalis.

Di seoul ada restoran galbi 24 jam yang bisa Anda sambangi, yakni Mapo Sutbul Galbi di kawasan Nonhyeon-dong 62-6, Gangnam-gu. Restoran ini menjadi tempat makan favorit para aktor film dan serial drama Korea. Terlihat dari wall of fame bintang-bintang Korea yang pernah makan di tempat ini. Menu andalannya adalah Wang-seng-galbi yang bisa dipesan dengan harga 30.000 per orang.

Menu lain yang juga banyak disukai adalah Bibimbap. Nasi dengan irisan sayur, daging sapi, dan saus manis-pedas. Sebagai pelengkap, telur mentah juga ditambahkan sebagai topping. Tak perlu khawatir bau amis, sebab jika Anda langsung mengaduknya, telur tersebut akan tercampur matang karena Bulgogi disajikan di mangkuk batu panas. Bulgogi bisa didapatkan di restoran High-end Galbi yang berlokasi di Bangi-dong 205-8, Songpa-gu, Seoul.

Pilihan lainnya adalah restoran Baedongbaji di Samcheong-dong, Seoul, Berbagai menu Korea tersaji disini, seperti Doenjang Jjigae (rebusan kacang, tahu, sayur, dan irisan daging sapi) dan Japchae (mie rebus dengan irisan sayuran dan daging sapi).

Penduduk lokal juga senang ngemil ayam goreng tepung dengan berbagai saus, yang paling populer yakni saus madu dan kecap manis. Mereka biasanya menyantap ayam goreng dengan bir Korea maupun soju (minuman beralkohol yang dibuat dari sari beras). Merk soju yang paling terkenal yakni Jonro. Kabarnya, penjualan soju Jinro mengalahkan vodka Smirnoff yang mencapai 60 juta botol per tahunnya!

Belanja di Korea Selatan

Jika bicara soal berbelanja, Korea Selatan adalah salah satu negara yang unggul dalam hal ini. Pada tahun 2011, transaksi kartu kredit di negara ini merupakan yang tertinggi di dunia. Tak heran, sebab hampir seluruh toko yang ada menyediakan fasilitas pembayaran berkonsep ‘tinggal gesek’ tersebut. Yup, hampir tak ada batas minimum pembayaran.

Salah satu mal paling trendi dan dituju oleh banyak pemburu late-night shopper yakni Doora di kawasan Jung-gu, Seoul. Rasakan pula sensasi berbelanja di kawasan elit Gangnam, seperti 10 Corso Como dan Garosugil, Sinsa-dong, Gangnam-pu yang sepanjang jalan dipenuhi penjual baju dan aksesori.

Di Jeju, Anda bisa berbelanja di banyak tempat. Misalnya pasar terbuka yang menampung lebih dari 1.000 penjual di Jeju City Five Day Market, Jungang Undergroung Shopping Center yang menyediakan berbagai toko busana, produk kecantikan, makanan, dan masih banyak lagi.

Jika ke Busan, sempatkan menyambangi kawasan Nampo-dong dan Gwangbok-dong yang bisa dibilang sebagai pusat mode kota ini. Di kawasan yang juga menjadi lokasi PIFF Plaza, tempat penyelenggaraan Busan International Film Fetival ini menyediakan beragam produk busana dan aksesori. Kawasan  Mulai dari butik lokal hingga label busana ternama bisa ditemukan di sini.

Untuk konsep one stop shopping, Lotte Mart yang banyak terdapat di penjuru negeri, merupakan pusat perbelanjaan lengkap yang menyediakan mulai dari supermarket hingga toko busana label ternama.

Akomodasi di Korea Selatan

Beragam jenis penginapan tersedia di negara ini, mulai dari jenis hostel dan guesthouse, hotel berbintang, resort mewah, apartemen, hingga yang unik seperti rumah tradisional dan menginap di kuil. Penginapan yang memiliki sertifikat Goodstay tandanya telah mendapat pengakuan dari Badan Pariwisata Korea Selatan.

Hotel-hotel berbintang dengan fasilitas lengkap bisa ditemukan di kawasan Incheon, Seoul, Daejeon, Daegu, Ulsan, Busan, Gwangju, Jeju, dan Ulleungdo. Tarif menginap di hotel berbintang berkisar antara 300.000 Won – 400.000 Won.

Jika ingin merasakan sensasi menginap di resort mewah, ada tiga resort baru yang kerap menjadi lokasi menginap para bintang internasional saat berkunjung ke Korea Selatan, yakni Jeju-do SPAmed Resort, Jeju-do Olle Resort, dan Namhae Hilton Golf Spa Resort.

Opsi lain adalah meginap di kuil dan merasakan pengalaman hidup dengan falsafah dan aturan Buddha. Kuil-kuil yang memiliki fasilitas ini antara lain Geumsansa Temple di Taman Nasional Gunung Bukhansan, Bongeunsa Temple di Gangnam-gu Seoul, Donghwasa Temple di kaki Gunung Palgongsan, dan masih banyak lagi. Info selengkapnya bisa dilihat di templestay.com.

Anda juga merasakan pengalaman tinggal di rumah tradisional yang masih terjaga keasliannya, seperti furnitur antik, jendela kain, dan bahkan toilet tradisional. Tenang, ada pula rumah-rumah yang sudah dilengkapi dengan toilet bergaya Barat. Jika menginap di sini, Anda juga bisa mencoba berbagai kegiatan seperti ritual minum teh hingga membuat gerabah. Beberapa penginapan bergaya tradisional ini antara lain House of the Yi Clan di Yedamchon Village, Gyeongsangnam-do (sertifikasi Goodstay), Guest House ‘201 di Jong-no Seoul, Old Guam Seowon di Jung-gu Daegu, dan masih banyak lagi.