Puasa di Masa Pandemi: Bagaimana 7 Negara Merayakan Ramadan 2020 dengan Berbeda

Umat Islam di seluruh dunia selalu merayakan Ramadan, bulan kesembilan dalam kalender Hijriah. Bulan ini adalah waktu terbaik untuk refleksi spiritual, menjalin silaturahmi, serta berbuat baik kepada sesama. Akan tetapi, tahun 2020 terbukti menjadi tahun yang sulit bagi semua orang.

Dari Timur Tengah, Afrika, Eropa, Amerika, hingga Asia, sebagian besar masjid ditutup dan seluruh negara terkunci. Ibadah, pengajaran, dan pertemuan keluarga diadakan melalui aplikasi konferensi video, sementara tunawisma dan orang-orang kurang mampu tidak dapat menerima sebanyak biasanya karena aturan penjarakan sosial.

Wego akan mengajak kamu keliling dunia untuk melihat bagaimana berbagai negara merayakan bulan suci Ramadan dengan lebih khusyuk dan syahdu tahun ini.

Saudi Arabia

Ramadan di Saudi Arabia

Arab Saudi menutup semua masjidnya dan membatalkan ibadah Umrah sepanjang tahun untuk menghentikan penyebaran coronavirus yang telah mempengaruhi ribuan orang di sana.

Untuk pertama kali dalam 1400 tahun sejarahnya, tempat paling sakral untuk umat islam – Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madina – tertutup bagi umat islam selama bulan puasa.

[Penawaran Terbaik Tiket Pesawat ke Saudi Arabia]

Terdapat pembatasan untuk salat berjamaah dalam jumlah besar dan juga acara publik. Masjid di Mekah menyiarkan doa-doa secara langsung di televisi dengan hanya ulama, petugas kebersihan, dan staf keamanan yang hadir.

Ramadan di Saudi Arabia

Pada 27 April 2020, Arab Saudi melonggarkan jam malam di seluruh wilayah kecuali Mekah untuk bulan Ramadan. Beberapa bisnis telah dibuka dengan aturan penjarakan sosial, dan orang-orang diizinkan meninggalkan rumah mereka antara jam 9 pagi sampai 5 sore hingga 13 Mei 2020.

Uni Emirat Arab

Ramadan di Uni Emirat Arab

Negara Uni Emirat Arab telah menutup semua masjidnya untuk menghentikan penyebaran pandemi coronavirus. Muslim di sana akan melakukan solat berjamaah dan tarawih di rumah.

Sementara sebagian besar mal sudah dibuka kembali pada akhir April, Dubai mengarahkan warganya untuk berbelanja bahan makanan untuk Ramadan hanya jika mereka merasa sehat, dan mendorong keluarga untuk membatasi jumlah orang yang keluar rumah. Pihak berwenang juga telah mengeluarkan panduan keselamatan untuk ditaati, terutama selama bulan Ramadan ketika mereka mengantisipasi lebih banyak kegiatan.

[Penawaran terbaik tiket pesawat Jakarta –  Dubai]

Ramadan tahun ini menjadi tentang mengingatkan orang-orang untuk tidak mengunjungi keluarga besar atau kerabat. Muslim di Uni Emirat Arab telah diimbau untuk menjalani bulan suci ini dengan berdoa di rumah dan menghindari pertemuan besar.

Mesir

Ramadan di Mesir

Mesir telah mengizinkan pusat perbelanjaan dan bisnisnya dibuka kembali untuk Ramadan pada akhir pekan, tetapi dengan dengan jam kerja yang lebih pendek. Jam malam akan dimulai dari jam 9 malam.

Kementerian Wakaf Agama di Mesir mengatakan bahwa semua kegiatan keagamaan yang berjamaah akan dilarang untuk Ramadan, termasuk salat tarawih dan buka puasa bersama.

Mereka menambahkan bahwa larangan itu juga berlaku untuk kegiatan itikaf atau berdiam diri di masjid ketika umat Islam menghabiskan 10 terakhir bulan Ramadan.

Institut Islam Mesir telah mendesak keluarga untuk bersatu dan menghabiskan waktu bersama selama masa karantina. Adapun hiburan untuk menghilangkan kebosanan, adalah sinetron Ramadan tahunan di televisi.

Indonesia

Ramadan di Indonesia

Dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia untuk sementara waktu melarang perjalanan darat, udara dan laut untuk mencegah puluhan ribu orang pulang kampung di bulan Ramadan.

Presiden Jokowi mendorong umat muslim untuk fokus pada salat sendiri dan membuat puasa sebagai ibadah pribadi. Masjid tetap buka tetapi masyarakat didesak untuk menghindari salat berjamaah. Supermarket tetap buka dengan jam operasional yang dikurangi. Pusat perbelanjaan masih buka tapi hanya untuk beberapa gerai makanan dan farmasi.

Pembelian makanan untuk takjil dan persiapan Lebaran dilakukan melalui transaksi daring. Banyak usaha makanan baru yang dirintis oleh orang-orang yang terkena dampak pembatasan sosial.

Malaysia

Ramadan di Malaysia

Pedagang memanfaatkan media sosial ketika pemerintah melarang pasar tradisional Ramadan buka di Malaysia untuk mencegah penyebaran virus corona. Makanan seperti rendang, pulut, char kway teow, dan domba bakar dapat dijajakan di linimasa Facebook beberapa hari sebelum Ramadan dimulai.

[Penawaran terbaik tiket pesawat ke Kuala Lumpur]

Perintah kontrol gerakan dari pemerintah Malaysia telah menutup semua masjid sehingga masyarakat harus beribadah dari rumah. Pembatasan sosial juga berarti banyak yang tidak dapat bergabung dengan keluarga mereka di kampung halaman untuk berbuka puasa bersama.

Turki

Ramadan di Turki

Untuk pertama kalinya, permainan genderang Ottoman Turki yang telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, tidak terdengar di Ramadan 2020. Pandemi virus corona telah memaksa tabuhan genderang untuk membangunkan orang-orang untuk sahur tersebut berhenti.

Presiden Turki juga sudah menyerukan pembatasan akhir pekan dan perpanjangan penutupan sehingga tidak mungkin bagi umat muslim untuk salat berjamaah. Namun, sebuah masjid di Istanbul telah menawarkan tempatnya untuk tujuan yang sama pentingnya dengan solat, yaitu beramal.

[Penawaran Terbaik Tiket Pesawat ke Istanbul]

Masjid Dedeman mengumpulkan makanan untuk yang membutuhkan dan mendorong orang mampu untuk berkontribusi. Terinspirasi oleh “Batu Amal” pada era Ottoman –sebuah pilar batu kecil yang didirikan di lokasi tertentu  di kota untuk menghubungkan orang mampu dan kurang mampu –Imam masjid Dedeman telah menggantungkan daftar di tembok masjid, di mana orang-orang yang membutuhkan dapat menuliskan nama dan nomor telepon mereka.

Sri Lanka

Ramadan di Sri Lanka

Minoritas muslim di Sri Lanka menyambut Ramadan dengan tenang, mengikuti keyakinan lain yang juga merayakan Paskah dan Tahun Baru Sinhala di masa karantina.

Dewan Wakaf Sri Lanka mengarahkan semua masjid ditutup untuk umum dan mengimbau semua orang untuk tidak menjadi tuan rumah dari aktivitas berjamaah, seperti buka puasa bersama, salat jumat, salat tarawih, dan kegiatan berkumpul lainnya.

[Penawaran Terbaik Tiket Pesawat ke Kolombo, Srilanka]

Meskipun dunia sedang menunggu virus Corona untuk menghilang, kami berharap budaya memberi kepada sesama bisa tetap terjaga sampai Ramadan berakhir, sampai pandemi berakhir, sampai kapan pun.

Tentang Travel Blog Wego Indonesia:

Travel Blog Wego Indonesia adalah media daring milik Wego Indonesia yang menyajikan informasi seputar perjalanan, ditulis oleh tim redaksi dan kontributor. Saat ini  didukung kanal media sosial Wego ID di TwitterFacebook, dan Instagram.

Wego sendiri adalah situs dan aplikasi pembanding harga tiket pesawat serta hotel. Wego menyajikan informasi harga dari ratusan situs agen wisata, maskapai, dan jaringan hotel dunia, dalam satu tampilan sederhana. Dengan menggunakan Wegomencari tiket pesawat dan hotel sesuai bujet dan preferensi akan lebih cepat dan mudah!

Punya cerita menarik tentang tempat asal kamu? Atau ingin berbagi tips seputar liburan dan jalan-jalan? Kirim ke [email protected] supaya lebih banyak orang bisa membaca tulisanmu!