Selain dikenal sebagai pusat kuliner, Bandung juga terkenal sebagai kota seni dan kreatif. Terbukti dengan banyaknya art space di kota ini. Seiring perkembangannya, ruang-ruang seni tersebut tak hanya menjadi tempat berkumpul para seniman, namun juga bisa dinikmati oleh beragam kalangan. Jika kamu berencana ke Bandung dalam waktu dekat, pastikan untuk  mampir ke tiga art space dengan area terbuka berikut ini.

Selasar Sunaryo Art Space

Jalan Bukit Pakar Timur No.100

Selasar Sunaryo, ruang seni alternatif yang kini juga berfungsi sebagai tempat hangout di Bandung. (FOTO: Facebook/Selasar Sunaryo Art Space)
Selasar Sunaryo, ruang seni alternatif yang kini juga berfungsi sebagai tempat hangout di Bandung. (FOTO: Facebook/Selasar Sunaryo Art Space)

Pertama kali didirikan, Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) hanya untuk menampung karya pribadi Sunaryo, perupa asal Bandung. Namunp seiring berjalannya waktu, SSAS berkembang  menjadi galeri terbuka yang kerap menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan seni, seperti pameran seni rupa, pementasan tari dan drama, bedah buku, diskusi, dan masih banyak lagi. Tak heran jika akhirnya SSAS ini juga dijadikan tempat hangout di Bandung.

Karya-karya pribadi Sunaryo sendiri bisa dinikmati di galeri khusus di sini. Untuk melihatnya pengunjung tidak dipungut biaya sama sekali, namun pengunjung dilarang memotret, apalagi menyentuh. Akan ada seorang pemandu yang siap menjelaskan karya-karya yang ada.

Selain ruang pameran, di sini juga terdapat kedai kopi yang Selasar Kopi. Letaknya ada di lantai dua. Dari sini kita bisa menyaksikan langsung pemandangan kota Bandung dari ketinggian. Suasanya nyaman  dengan lampu yang sengaja diatur tidak terlalu terang menyilaukan. Cocok menjadi tempat bagi mereka yang sedang mencari inspirasi. Kalau butuh referensi, tinggal turun ke bawah karena di sana terdapat perpustakaan yang menampung lebih dari 5.000 judul buku seni dan arsitektur. Kamu juga bisa membaca ditempat tanpa dipungut biaya.

Lawangwangi Creative Space

Jalan Dago Giri 99

Lokasi Lawang Wangi Creative Space bikin kita betah berlama-lama di tempat ini. (FOTO: artsociates.com)
Lokasi Lawang Wangi Creative Space bikin kita betah berlama-lama di tempat ini. (FOTO: artsociates.com)

Dulunya, Lawangwangi Creative Space bernama Art & Science Estate. Sebelum berubah nama menjadi Lawangwangi, fungsi tempat ini hanya sebatas galeri seni saja sehingga hanya terkenal di kalangan seniman. Untuk menghilangkan batasan tersebut, maka galeri seni ini mengubah konsepnya dengan menambahkan ruang kreatif dan tempat makan yang memungkinkan masyarakat umum untuk ikut hadir di dalam pameran seni.

Di ruang kreatif ini sering diadakan kegiatan seni berupa pameran yang tidak hanya terpaku pada pameran lukisan. Misalnya, belum lama ini diadakan pameran Bandung Contempory Art Awards yang menghadirkan karya-karya kontemporer yang lekat dengan gaya kekiniannya. Kalau sedang tidak ada pameran, kamu tetap bisa menikmati tempat ini di kafe berdesain minimalis yang terletak di lantai dua. Sambil menyeruput kopi hangat, kamu bisa bersantai dan menyaksikan pemandangan kota Bandung yang bikin betah.

NuArt Sculpture Park

Jalan Setra Duta Kencana II/11, Sarijadi

Nuart Sculpture Park yang asyik jadi tempat piknik di Bandung. (FOTO: Flickr/erryfp)
Nuart Sculpture Park yang asyik jadi tempat piknik di Bandung. (FOTO: Flickr/erryfp)

Buat kamu yang tertarik dengan karya seni patung, kamu bisa datang ke NuArt Sculpture Park. Pemilknya adalah seniman patung asal Bali yang ternama, yaitu Nyoman Nuarta. Ia memulai membangun tempat ini pada tahun 2000 untuk memajang karya-karya pribadinya.

Konsep NuArt Sculpture Park ini adalah taman terbuka dengan banyak pohon rindang. Di taman seluas 3 hektar ini, tersebar patung-patung hasil karya Nyoman yang kebanyakan berbahan metal. Bentuk patung-patungnya sebagian besar menceritakan drama kehidupan mahkluk hidup. Salah satunya adalah patung manusia yang terbungkus oleh perban dan menyerupai mumi. Patung mumi tersebut paling mencolok karena penggambarannya yang ironis.

Selain memajang karyanya di area taman, Nyoman juga membangun sebuah galeri indoor di tengah area. Di sini, karya yang dipamerkan adalah patung-patung dengan ukuran yang lebih kecil. Selain patung, kamu juga bisa melihat karya lukisan Nyoman yang bergaya kontemporer. Kalau beruntung, kamu juga bisa menyaksikan pameran seni dari seniman lain yang biasa dilakukan di lantai 2 galeri ini.

Kalau suka dengan karya-karya yang ada, kamu juga bisa membeli miniaturnya di Craft Boutique. Harga yang ditawarkan memang sedikit mahal, tapi untuk sebuah hasil karya seniman sekelas Nyoman Nuarta, itu sebanding.

Masih punya banyak waktu di Bandung? Sempatkan juga mampir ke tempat-tempat berikut ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published.