Mengunjungi-Bali-Saat-Pandemi-Bersama-Keluarga_Wego

Liburan Keluarga di Bali Saat Pandemi: Dari Menginap di Villa Hingga Jelajah Bali Utara

Momen liburan tentunya kerap dinanti-nanti untuk rehat dari kesibukan, baik itu bersama keluarga maupun kerabat. Sebagai salah satu destinasi liburan paling populer di Indonesia, Pulau Bali seringkali menjadi magnet bagi para wisatawan domestik untuk datang dan berlibur. Keindahan pantai dan budaya pulau ini juga tetap memesona meski di kala pandemi seperti sekarang.

Download app Wego_Pengalaman ke Bali saat Pandemi

Semenjak virus Covid-19 merebak di Indonesia, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menaati protokol kesehatan serta menerapkan penjarakan fisik. Hal ini membuat para pelaku wisata dan wisatawan menaruh perhatian ekstra dalam aspek keamanan serta kesehatan – mulai dari transportasi, pemilihan destinasi, hingga akomodasi.

[Baca juga: Ide Liburan Aman Saat Pandemi: Road Trip ke Destinasi Wisata Alam Jawa Tengah]

Nuniek Saptarini, Direktur Komersial Wego untuk Indonesia dan Malaysia.
Nuniek Saptarini, Direktur Komersial Wego untuk Indonesia dan Malaysia.

Kira-kira destinasi dan akomodasi jenis apa yang nyaman untuk liburan di Bali saat pandemi, ya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami mewawancarai Nuniek Saptarini, Direktur Komersial Wego Indonesia & Malaysia, yang berlibur ke Bali bersama keluarga akhir tahun 2020 lalu. Yuk, simak cerita liburannya!

Menginap di villa

“Aku lebih pilih menginap bersama keluarga di villa karena kita bisa mengatur sendiri kebutuhan kita,” ujar Nuniek saat ditanya mengapa memilih untuk menginap di villa saat berada di Bali. “Kalau di hotel, kebutuhan tambahan akan kena charge. Sementara di villa, kita bisa dapat semua kebutuhan all-in.

Menurutnya, alasannya memilih tipe akomodasi tersebut juga karena dapat menampung seluruh anggota keluarga dan ketersediaan area serbaguna, seperti ruang keluarga, ruang makan, dapur, dan kolam renang, yang dapat digunakan secara privat.

Dengan demikian, ia tidak perlu khawatir harus menghindari kontak fisik dengan tamu-tamu lainnya. Adanya fasilitas pribadi tersebut juga dinilai lebih higienis, karena dapat berbelanja dan memasak sendiri di dapur villa.

[Lihat juga: Rekomendasi Villa Bagus dan Murah di Puncak]

Menikmati pemandangan sambil bersantap

Pemandangan sawah dari Restoran Mahagiri
Pemandangan sawah dari Restoran Mahagiri.
Foto: Dok. Pribadi Nuniek Saptarini.

Bali memang tak ada habisnya menyuguhkan pemandangan alam yang menyejukkan mata. Pemandangan alam tersebut juga dapat dinikmati sambil bersantap. Untuk pengalaman santao keluarga yang aman, tenang, dan ramah keluarga, Nuniek memilih Mahagiri Panoramic Resort & Restaurant yang terletak di Jalan Surya Indah, Desa Rendang, Karangasem.

Alat musik tradisional di dalam area restoran Mahagiri
Alat musik tradisional di dalam area restoran.
Foto: Dok. Pribadi Nuniek Saptarini

Restoran yang menyajikan santapan khas Nusantara ini menyuguhkan panorama hamparan sawah berundak dengan latar belakang Gunung Agung yang menjulang.

Jika Wegonesia lebih suka panorama laut dari atas tebing, Nuniek merekomendasikan untuk bersantap sambil bersantai di Klyf Club Bali. Kafe di atas tebing ini menawarkan suasana ala Maldives, serta pemandangan blue lagoon tepat di bawah kafe.

Mengunjungi lokasi wisata dengan protokol kesehatan ketat

Untuk menjaga keselamatan bersama, Wegonesia tentunya harus patuh terhadap protokol kesehatan ketika liburan! Untungnya, kini berbagai lokasi wisata di Bali telah menerapkan protokol yang ketat bagi para pengunjung, mulai dari pengecekan suhu tubuh, aturan wajib mencuci tangan, dan aturan wajib memakai masker, sehingga wisatawan bisa tetap mengeksplorasi lokasi wisata tanpa khawatir terpapar virus. 

Lewat percakapan kemarin, Nuniek menceritakan pengalamannya berkunjung ke tempat-tempat wisata yang telah menerapkan protokol ketat di Bali. Ada berbagai tempat menarik yang bisa dieksplor selama di Bali, dari mulai keindahan alam hingga kehidupan kotanya.

“Bali selalu punya hidden paradise. Berkunjung ke Bali akan selalu menyenangkan karena kita akan tetap menemukan sesuatu yang baru.” Berdasarkan pengalaman liburannya kemarin, Nuniek sendiri menyatakan bahwa banyak tempat wisata yang memberikan potongan harga tiket hingga 50 persen dari harga normal. Berikut beberapa tempat yang Nuniek kunjungi bersama keluarga di Bali.

[Baca juga: Tips Liburan Saat Pandemi dan Ide Tempat Wisatanya]

1. Nusa Penida

Pantai Kelingking, spot foto paling terkenal di Nusa Penida.
Pantai Kelingking, spot foto paling terkenal di Nusa Penida.

Pulau kecil yang terdapat di bagian selatan Bali ini merupakan salah satu destinasi wajib bagi Wegonesia yang suka menjelajah wisata alam serta ingin memanjakan mata dengan pemandangan yang fantastis. Wegonesia bisa melakukan berbagai aktivitas seru di Nusa Penida, mulai dari memanjat tebing, bermain air di pantai, menyeberang ke Blue Lagoon, hingga snorkeling dan diving di Manta Point — salah satu titik selam paling eksotis di nusantara dengan sensasi berenang bersama ikan pari yang unik dan misterius! 

Saat Nuniek berkunjung ke Nusa Penida, pulau tersebut sangat sepi. Menurut penduduk setempat, di masa pandemi ini, Nusa Penida kembali sepi seperti tahun 1970-an.

2. Bali Bird Park

Salah satu koleksi burung eksotis di Bali Bird Park.
Salah satu koleksi burung eksotis di Bali Bird Park

Untuk Wegonesia yang berencana liburan bersama si kecil, cobalah ajak ke Bali Bird Park. Mereka pasti akan senang melihat beragam jenis burung yang dilepas bebas di luar kandang. Tempat wisata ini adalah spot favorit anak-anak Nuniek karena mereka dapat mengamati burung-burung cantik dari dekat. 

3. Kintamani

Sunrise di Kintamani.
Sunrise di Kintamani

Tak hanya pantai, Bali juga memiliki lokasi wisata sejuk yang berada di ketinggian, yakni Kintamani. Daerah yang terletak di sebelah utara pulau Bali tersebut merupakan daerah vulkanik asri yang menyuguhkan suasana asri bagi para wisatawan. Jangan sampai ketinggalan untuk merasakan serunya wisata Volcano Jeep Tour yang bisa dinikmati bersama keluargamu! Tur ini dapat diikuti dengan menyewa jip seharga Rp1,5 juta. Nuniek sendiri mendapat harga diskon karena berkunjung sebelum libur Natal 2020. Keluarganya menyewa satu mobil jip seharga Rp900 ribu saja! Selain tur Jeep, Wegonesia juga bisa mengeksplor wisata unik lainnya di Kintamani, seperti pemandian air panas Toya Devasya, Pura Ulun Danu Batur, dan tentunya Danau Batur yang memikat.

4. Tari Kecak Uluwatu

Tari Kecak Uluwatu saat pandemi
Tari Kecak Uluwatu.
Foto: Dok. Pribadi Nuniek Saptarini

Tari Kecak merupakan daya tarik wisatawan yang telah mendunia hingga ke berbagai negara di dunia. Perpaduan kekayaan budaya tradisional dengan keindahan pemandangan dari tebing karang Uluwatu menjadi atraksi wisata yang wajib dinikmati ketika berlibur di Bali. 

Pementasan Tari Kecak pada masa adaptasi kebiasaan baru
Pementasan Tari Kecak pada masa adaptasi kebiasaan baru.
Foto: Dok. Pribadi Nuniek Saptarini

Di era adaptasi kebiasaan baru ini, pertunjukan tari kecak yang biasanya selalu dipenuhi oleh penonton pun mengadaptasi protokol kesehatan di area pertunjukan, dengan mengurangi kapasitas penonton menjadi 50 persen dari hari-hari normal. 

5. Pura Tirta Empul, Tampaksiring

Ritual melukat atau pembersihan diri di Pura Tirta Empul.
Ritual pembersihan diri di Pura Tirta Empul

Pura legendaris yang berlokasi di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring ini telah menjadi lambang kesuburan berkat lingkungan alamnya yang masih asri serta lahannya yang subur. 

Nuniek dan keluarga di Pura Tirta Empul.
Foto: Dok. Pribadi Nuniek Saptarini

Pura yang mendapat julukan istana air tersebut menyimpan sejarah yang unik serta ritual pembersihan diri yang telah dilakukan sejak abad ke-10, sehingga wisatawan pun berbondong-bondong mengunjungi pura ini untuk merasakan sendiri ritual pembersihan diri khas Bali yang disebut melukat.

6. Pura Lempuyang

Spot foto ikonik di Pura Lempuyang.
Spot foto ikonik di Pura Lempuyang

Pura yang terletak di bagian timur Bali ini menjadi salah satu tujuan yang paling diminati  wisatawan, pasalnya pura yang dijuluki sebagai “Gerbang Surga” ini merupakan salah satu pura tertua dan paling dihormati di Pulau Dewata. Saat berkunjung Pura Lempuyangan, Nuniek mengatakan bahwa keramaian di Pura Lempuyang sangat berkurang dari biasanya, sehingga ia dan keluarganya dapat dengan leluasa berfoto di salah satu spot foto paling ikonik di Bali ini. 

7. Museum Geopark Batur

Gunung Batur.
Gunung Batur

Bagi Wegonesia yang membawa anak-anak, Nuniek juga merekomendasikan Museum Geopark Batur sebagai tujuan wisata edukasi. Museum yang baru diresmikan tahun 2017 ini menyajikan informasi terkait gunung berapi, baik yang berada di wilayah Geopark Batur, Indonesia, maupun seluruh dunia. Wegonesia dapat menikmati berbagai fasilitas nyaman yang tentunya edukatif, seperti pemutaran film dokumenter mengenai terbentuknya Gunung Batur serta danau-danau di Bali. Asyiknya lagi, mengunjungi Museum Geopark Batur tidak dipungut biaya!

8. Air Terjun Tukad Cepung

Keindahan Air Terjun Tukad Cepung dari bawah gua
Keindahan Air Terjun Tukad Cepung dari bawah gua

Wegonesia yang gemar berkunjung ke air terjun atau curug pastinya tidak ingin ketinggalan untuk mengunjungi salah satu air terjun terindah di Bali, yakni Tukad Cepung. Hanya perlu berjalan selama 30 menit di medan yang tidak terlalu terjal, Wegonesia bisa menikmati keindahan air terjun yang dihimpit oleh oleh tebing-tebing yang menyerupai sebuah gua. 

9. Pura Tirta Gangga dan Pura Taman Ujung

Kolam ikan di Pura Tirta Gangga

Penasaran bagaimana rasanya berwisata ke taman kerajaan? Dengan mengunjungi Pura Tirta Gangga, Wegonesia dapat merasakan sensasi bak raja dan ratu karena kemegahan pura serta ornamen-ornamennya. Pura yang terkenal berkat kolam ikannya tersebut dahulunya merupakan taman air milik Kerajaan Karangasem. Tirta Gangga berasal dari kata “Tirta” yang bermakna air suci dan kata “Gangga” yang merupakan nama sebuah sungai suci di India. 

Salah satu spot ikonik di Pura Taman Ujung.
Salah satu spot ikonik di Pura Taman Ujung

Tak jauh dari Pura Tirta Gangga, terdapat Pura Taman Ujung yang sangat Instagramable berkat arsitekturnya yang unik serta pemandangan laut yang terhampar luas di depannya. Taman ini pun menyimpan sejarah dari masa kejayaan Kerajaan Karangasem di Bali. 

10. Jatiluwih

"Subak" di area persawahan Jatiluwih
“Subak” di area persawahan Jatiluwih

Siapa bilang berwisata ke sawah itu membosankan? Hanya di Jatiluwih, Wegonesia bisa mendapatkan pengalaman mengesankan berwisata ke area persawahan! Sawah berundak atau terasering yang terletak 700 meter di atas permukaan laut ini menawarkan wisata alam yang sejuk dan tradisional, karena Wegonesia dapat menyaksikan kehidupan masyarakat di sekitar Jatiluwih yang berprofesi sebagai petani. Di objek wisata ini pula, Wegonesia bisa melihat langsung sistem irigasi unik yang dikenal oleh dunia dengan nama “subak”, yakni sistem pengairan lahan dengan membuat teras-teras yang bertumpuk sesuai kontur pegunungan. 

Situasi pandemi telah memberi dampak ekonomi bagi para pelaku industri pariwisata di Bali. Selain memberi tips, kita juga dapat membantu mereka dengan meminimalisasi penularan Covid-19 di Bali dengan memenuhi syarat perjalanan dan mematuhi semua protokol kesehatan yang ditetapkan di tempat-tempat wisata. 

Agar wisata jadi makin lancar, jangan lupa untuk selalu pesan tiket pesawat dan akomodasi di aplikasi Wego sebelum liburan! Caranya mudah, cukup unduh aplikasinya di App Store dan Google Play lalu pesan tiket dan penginapan sesuai pilihanmu!

Penulis: Halimah Vania Shafa dan Annisa Corry Fahrani

Tentang Travel Blog Wego Indonesia:

Pengalaman ke Bali saat Pandemi _Download app Wego

Travel Blog Wego Indonesia adalah media daring milik Wego Indonesia yang menyajikan informasi seputar perjalanan, ditulis oleh tim redaksi dan kontributor. Saat ini  didukung kanal media sosial Wego ID di TwitterFacebook, dan Instagram.

Wego sendiri adalah situs dan aplikasi pembanding harga tiket pesawat serta hotel. Wego menyajikan informasi harga dari ratusan situs agen wisata, maskapai, dan jaringan hotel dunia, dalam satu tampilan sederhana. Dengan menggunakan Wegomencari tiket pesawat dan hotel sesuai bujet dan preferensi akan lebih cepat dan mudah!

Punya cerita menarik tentang tempat asal kamu? Atau ingin berbagi tips seputar liburan dan jalan-jalan? Kirim ke [email protected] supaya lebih banyak orang bisa membaca tulisanmu!