Kuliner Imlek Pembawa Hoki

Tepat 12 Februari mendatang, tahun Tikus Logam akan berganti menjadi Kerbau Logam. Perayaan tahun baru Cina atau Imlek memang sudah menjadi kebudayaan yang mengakar bagi masyarakat Indonesia. Tak hanya bagi warga peranakan, Imlek juga dirayakan oleh seluruh masyarakat bak pesta rakyat. Berbagai pusat perbelanjaan dan sudut kota sudah menghias diri dengan dekorasi berwarna merah berbau Imlek. Sebagaimana hari raya lainnya, berkumpul bersama keluarga dan makan-makan pasti sudah jadi tradisi di hari yang spesial tersebut.

[Baca juga: Tahun Baru Imlek di Indonesia: Tradisi, Sejarah, dan Perayaan]

Acara kumpul-kumpul pastinya akan lebih seru kalau ada makanan. Nah, ini dia kuliner wajib saat Imlek yang konon bisa bawa hoki sepanjang tahun.

Kue Keranjang

Kue keranjang yang sering dihidangkan saat imlek.

Kue yang terbuat dari tepung beras dan gula merah ini hanya dijual menjelang Imlek. Dinamakan kue keranjang karena dicetak dalam keranjang bambu berbentuk bulat. Tekstur kue yang lengket, kenyal, dan sangat manis ini memiliki filosofi tersendiri. Menurut kepercayaan orang Tiongkok, lengketnya kue keranjang ini menggambarkan persaudaraan erat dan menyatu. Lalu kue yang kenyal diharapkan memberi kegigihan dan keuletan dalam bekerja. Rasa manis dari kue yang dimasak selama 12 jam ini diyakini memiliki makna suka cita, kegembiraan, dan menikmati berkat.

Adapun bentuk bulat kue ini juga ada maksudnya, yaitu melambangkan pesan kekeluargaan. Kue keranjang biasanya disusun secara vertikal di mana semakin ke atas kue semakin mengecil dengan harapan keberuntungan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Selama musim Imlek, kita enggak akan kesulitan mencari kue keranjang ini sebab hampir semua supermarket menjualnya. Salah satu yang terkenal adalah kue keranjang buatan Nyonya Lauw. Kamu juga bisa kok melihat-lihat proses pembuatan kue ini di pabriknya yang terletak di Kecamatan Neglasari, Tangerang.

Jeruk Mandarin

Jeruk Mandarin Imlek bawa hoki
Jeruk Mandarin yang selalu tersedia di meja saat Imlek

Warna oranye cantik dari kulit jeruk ini diumpamakan sebagai emas yang mendatangkan banyak rezeki. Selain itu, dalam bahasa Mandarin, jeruk disebut chi zhe yang berarti buah pembawa rezeki. Makanya, tak heran kalau di hari raya Imlek masyarakat Tionghoa saling memberi jeruk. Maksudnya adalah agar rezeki keluarga mereka saling bertambah.

Manisan

Manisan sebagai salah satu kuliner wajib saat Imlek.

Berbeda dari biasanya, khusus saat Imlek, manisan ditaruh di wadah berbentuk persegi delapan yang dikenal sebagai prosperity box. Walaupun tak ada susunan mutlak mengenai jenis manisan yang diletakan di dalam prosperity box, tapi sesuai kebudayaan Tiongkok segala sesuatu tentu ada filosofinya. Misalnya manisan melon yang melambangkan kesehatan dan kelapa kering yang bermakna persahabatan.

Mie Panjang Umur

Mie Panjang Umur yang mengandung harapan umur panjang.

Chinese food sangat identik dengan mie-mie-an, apalagi saat Imlek. Masakan berbahan utama olahan terigu ini dipercaya sebagai doa untuk memperpanjang usia, sesuai dengan karakteristik mie itu sendiri. Sebetulnya mie ini tidak terlalu berbeda dari bakmie goreng biasa, hanya tata cara makannya yang berbeda. Ketika makan mie panjang umur ini kita harus menyeruput sampai habis, mie tak boleh terputus ditengah-tengah. Unik, ya?

Yu Sheng

Yu Sheng, salad ikan khas oriental dengan saus wijen dan minyak bawang.

Bukan imlek namanya bila tak ada Yu Sheng! Makanan berupa salad khas oriental yang diisi oleh irisan sayur-sayuran serta ikan ini merupakan salah satu hidangan yang paling dinanti oleh seluruh keluarga saat imlek, pasalnya mereka semua harus melakukan tradisi lo hei terlebih dahulu sebelum menyantap habis sajian Yu Sheng.

Tradisi yang disebut dengan istilah lo hei dilakukan saat seluruh anggota keluarga duduk bersama-sama dalam satu meja dan mengaduk Yu Sheng menggunakan sumpit. Setelah diaduk, Yu Sheng harus diangkat tinggi-tinggi sambil mengucapkan “Selamat tahun baru imlek” bersama-sama. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa semakin tinggi Yu Sheng diangkat, maka semakin mudah harapan terkabul pada tahun yang baru.

Ikan Bandeng

Sajian ikan bandeng pada hari raya imlek.

Selama perayaan imlek, ikan bandeng kerap kali dimasak dengan cara dikukus dan dihidangkan secara utuh. Tradisi memakan ikan bandeng pada hari raya imlek diyakini sebagai simbol rezeki di masa depan. Hidangan laut lezat ini pun disantap bersama dengan tumisan sayur dan saus asam manis.

Bebek atau Ayam

Sajian bebek yang dihidangkan secara utuh untuk disantap saat imlek.

Sama halnya seperti ikan bandeng, bebek atau ayam juga merupakan makanan wajib saat imlek dan harus disajikan secara utuh. Penyajian hidangan secara utuh ini pun memiliki maknanya tersendiri, lho, Wegonesia, yakni keutuhan keluarga yang harus dijaga oleh masyarakat Tionghoa pada umumnya. Selain itu, bebek atau ayam juga merupakan simbol dari kesetiaan dan ketaatan, sehingga dengan menyajikan bebek atau ayam ketika imlek, maka diharapkan mereka dapat lebih taat dan setia dalam beribadah di tahun yang baru.

Kalau kamu paling suka kuliner Imlek yang mana, Wegonesia?

 

Tentang Travel Blog Wego Indonesia:

Curug Dekat Jakarta

Travel Blog Wego Indonesia adalah media daring milik Wego Indonesia yang menyajikan informasi seputar perjalanan, ditulis oleh tim redaksi dan kontributor. Saat ini  didukung kanal media sosial Wego ID di TwitterFacebook, dan Instagram.

Wego sendiri adalah situs dan aplikasi pembanding harga tiket pesawat serta hotel. Wego menyajikan informasi harga dari ratusan situs agen wisata, maskapai, dan jaringan hotel dunia, dalam satu tampilan sederhana. Dengan menggunakan Wegomencari tiket pesawat dan hotel sesuai bujet dan preferensi akan lebih cepat dan mudah!

Punya cerita menarik tentang tempat asal kamu? Atau ingin berbagi tips seputar liburan dan jalan-jalan? Kirim ke [email protected] supaya lebih banyak orang bisa membaca tulisanmu!