Jelajah kekayaan alam Hong Kong bersama Shanty Paredes

Jelajah Kekayaan Alam Hong Kong bersama Shanty

Ada beragam hal yang membuat Hong Kong begitu spesial, dari mulai pemandangan yang menakjubkan, pilihan kuliner yang unik, atraksi seni dan budaya yang memukau, sampai jajaran destinasi belanja yang tak ada habisnya! Destinasi wisata kelas dunia tersebut memang menyimpan keunikannya tersendiri. Wegonesia yang pernah berkunjung ke Hong Kong juga pastinya sudah rindu dengan keunikan-keunikan yang hanya bisa ditemukan di sana, terutama panorama alamnya yang menyatu dengan pemandangan gedung-gedung pencakar langit.

Baru-baru ini, Hong Kong Tourism Board (HKTB) mengajak masyarakat Indonesia untuk mengingat kembali momen-momen menyenangkan di Hong Kong melalui kampanye “100 Reasons to Miss Hong Kong” yang diluncurkan sejak Juli lalu. Sejumlah acara seru sudah dirancang, salah satunya adalah #HikingwithShantyinHK yang menampilkan kegiatan Shanty Paredes – selebriti tanah air yang telah sebelas tahun menetap di Hong Kong – mengeksplorasi keindahan alam Sai Kung.

Sai Kung adalah salah satu kawasan peninsula Hong Kong yang dijuluki sebagai “taman belakang Hong Kong”. Kawasan ini dikenal karena desa nelayan, pemandang alam yang cantik, jalur pendakian, pantai, serta suasana yang santai. Wegonesia yang sudah pernah ke Sai Kung pasti langsung terbayang akan kelezatan hidangan lautnya. Tak heran, karena para nelayan Sai Kung kerap menjual hasil tangkapannya langsung dari atas kapal, sehingga seafood yang disajikan di sana terasa segar dan pastinya nikmat.

Peta Wisata Sai Kung Hong Kong
Image credit: geopark.gov.hk

Perjalanan mengeksplor kota nelayan tersebut dimulai dengan menaiki sampan dari Sai Kung Pier, dermaga yang menghubungkan Sai Kung dengan pulau-pulau kecil di dalam wilayah peninsulanya. Dari Sai Kung Pier, Shanty membawa para penonton untuk menyaksikan perjalanannya ke pulau-pulau Sai Kung yang tergabung dalam Hong Kong UNESCO Global Geopark — yakni Yim Tin Tsai, Kiu Tsui Country Park, dan Sharp Island.

Penasaran kira-kira ada apa saja, sih, di pulau-pulau tersebut?

Yim Tin Tsai

Hiking with Shanty in Hong Kong Yim Tin Tsai
Image credit: discoverhongkong.com

Petualangan dimulai dengan naik ferry selama 15 menit ke Yim Tin Tsai. Di perjalanan, kamu dapat melihat panorama perairan Sai Kung yang jernih kebiruan dengan pulau-pulau kecil di kejauhan. Meski tidak berpenduduk, Yim Tin Tsai tetap ramai oleh wisatawan daytripper yang mencari pengalaman unik menjelajahi pulau cantik yang tak berpenghuni.

St Joseph Capel Sai Kung
Image credit: Shutterstock

 

Kapel St. Joseph adalah tengaran yang tidak mungkin Wegonesia lewatkan di pulau mungil seluas 1 kilometer persegi ini. Kapel yang berdiri sejak 1890 tersebut kental dengan gaya arsitektur Romawi kuno. Di akhir jalur, kamu dapat menyegarkan diri dengan kuliner manis khas Hakka sebelum kembali ke dermaga.

Hap Mun Bay

Hap-Mun-Bay
Image credit: discoverhongkong.com

Sharp Island yang mungil adalah destinasi lengkap untuk menikmati keindahan alam Sai Kung. Di sana, terdapat pantai berbentuk sabit, Hap Mun Bay, yang terkenal akan pasir keperakan  dan kualitas air Grade 1 yang berarti terbersih di Hong Kong.

Hak Shan Teng Hilltop

hak-shan-teng
Image credit: discoverhongkong.com

Setelah puas berenang di Hap Mun Bay, ambil jalur pendakian ke puncak bukit untuk melihat panorama menakjubkan Sharp Island dari ketinggian. Di perjalanan, kamu akan mendapati barisan pohon dan semak belukar yang lebat. Sensasinya seperti berjalan di lorong hijau yang panjang! Sejumlah spesies kupu-kupu beraneka warna juga dapat kamu jumpai di alam Sharp Island yang masih lestari. Pendakian selama kurang lebih satu jam akan membawa kamu ke destinasi selanjutnya: Pantai Kiu Tsui.

Pantai Kiu Tsui 

Hiking with Shanty in Hong Kong
Image credit: discoverhongkong.com

Yang unik dari Pantai Kiu Tsui adalah bebatuan dengan permukaan tajam yang terserak di sepanjang pantai. Hamparan batu ini terbentuk jutaan tahun lalu dari aktivitas vulkanik di sekitar Sharp Island. Uniknya, masyarakat setempat melihat batuan kasar tersebut mirip dengan permukaan pineapple bun, salah satu kuliner khas Hong Kong.

Saat air laut tidak tinggi, kamu dapat menyeberang ke pulau-pulau sekitarnya lewat tombolo atau tanggul pasir alami yang terhubung ke daratan.

Untuk melihat rekap #HikingwithShantyinHK, kunjungi Instagram Shanty Paredes (@shantyparedes) atau Facebook Discover Hong Kong. Supaya nontonnya lebih seru, bagikan link videonya ke teman-teman kamu supaya bisa berbagi keseruan tur Sai Kung dari rumah masing-masing, ya!