10 Hal yang Tidak Boleh Kamu Lakukan Di Jepang

Setiap negara di dunia punya aturan dan tata krama berbeda. Saat sedang berkunjung, ada baiknya kita mempelajari aturan yang berlaku di sana. Jepang merupakan salah satu negara yang memegang teguh etika. Hal ini menyangkut kepercayaan serta norma yang berlaku di masyarakat. Simak, yuk, hal-hal yang tidak boleh kamu lakukan saat berada di Jepang!

[Cek rekomendasi hotel di Tokyo]

 

Awasebashi

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Awasebashi dilarang karena dianggap membawa kesialan

Salah satu hal yang tabu untuk dilakukan di Jepang adalah Awasebashi, yaitu kegiatan memberikan makanan kepada orang lain dari satu pasang sumpit ke sumpit lainnya. Di tradisi kremasi, di mana tulang yang tersisa dari abu kremasi akan dioper kepada anggota keluarga dengan menggunakan sumpit. Karena Awasebashi mirip seperti itu, maka bisa dianggap membawa kesialan.

Memetik Bunga Sakura

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Memetik bunga sakura dilarang di Jepang

Siapa tak senang melihat bunga sakura yang berwarna merah muda? Bunga ini merupakan kebanggaan bangsa Jepang yang dianggap istimewa karena tergolong berumur pendek dan hanya mekar di musim tertentu. Jadi, jangan coba untuk memetiknya langsung dari tangkai. Kalau mau, lebih baik mengambil bunga sakura yang telah berguguran di bawah pohon.

Memberi Uang Tip di Restoran

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Tidak disarankan memberi uang tip di restorang Jepang

Sudah hal yang biasa untuk memberikan uang tip di restoran sebagai tanda terima kasih. Namun, kamu tidak bisa melakukan hal ini di Jepang karena memberi tip kepada pegawai restoran bisa dianggap sebagai bentuk penghinaan. Bagi mereka, memberikan pelayanan terbaik sudah menjadi kewajiban agar para pelanggan senang dan kembali datang ke restoran.

Tidak Membungkuk

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Membungkuk sebelum bertegur sapa sebagai tanda kesopanan

Para penduduk Jepang memiliki rasa hormat yang tinggi, hal itu ditunjukkan dengan membungkuk sebelum berbicara. Membungkuk (ojigi) ketika bertemu orang lain sudah menjadi sebuah kewajiban. Hal tersebut melambangkan sikap menghormati dan rasa segan. Apabila seseorang tidak membungkuk saat akan bertegur sapa, maka orang tersebut akan dinilai sombong dan tidak sopan.

Mengotori Onsen

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Kegiatan berendam air panas yang populer di Jepang

Jepang terkenal dengan tradisi berendam di onsen atau pemandian air panas alam. Di onsen yang umumnya berupa pemandian umum, kamu diwajibkan untuk melepaskan semua pakaian dan membersihkan diri dahulu dengan sabun sebelum masuk ke pemandian air panas. Karena tidak hanya kamu yang berendam di sana, sudah seharusnya kamu juga menjaga kebersihan diri selama berada di onsen.

Menenggak Minuman Sebelum Kanpai!

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Kegiatan minum bersama kerabat di kalangan orang Jepang

Kanpai yang berarti “bersulang” dalam bahasa Jepang, adalah kata umum yang biasa diucapkan sebelum meneguk minuman. Sudah menjadi kebiasaan masyarakat Jepang untuk meninggikan gelasnya kemudian membenturkannya pelan ke gelas teman-teman lalu berteriak “kanpai”. Menenggak minuman bersama-sama melambangkan rasa pertemanan serta saling menghargai satu sama lain. Tradisi bersulang ini biasanya dilakukan saat merayakan hal-hal besar yang telah dicapai, seperti ulang tahun, pernikahan, promosi karier, dan lain-lain.

 

Berbicara Keras dan Menggunakan Handphone di Kereta

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Suasana kereta di Jepang yang tertib dan tidak berisik

Memang menyenangkan rasanya jika jalan-jalan bersama teman sambil mengobrol. Akan tetapi ketika berada di Jepang, mengobrol sampai berisik bisa melanggar etika, terutama jika kamu sedang di kereta atau lift. Mengobrol dengan suara keras bisa menganggu kenyamanan orang lain. Bahkan di kereta-kereta Jepang, ada pengumuman untuk tidak menerima panggilan telepon dan mematikannya selama berada di dalam. Pada saat jam-jam sibuk di pagi hari, suasana di dalam kereta sangatlah sunyi karena para penumpang lebih memilih untuk membaca buku atau surat kabar dan mendengarkan musik melalui headset.

Duduk di Kursi Prioritas

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Kursi prioritas di transportasi umum Jepang

Jepang terkenal dengan sistem transportasi umum yang maju. Salah satu fasilitas yang pasti ada di angkutan umumnya adalah priority seat atau kursi prioritas. Golongan yang termasuk kategori prioritas adalah manula, ibu hamil, orang tua yang membawa anak, dan orang sakit. Jika kamu tidak termasuk golongan di atas, lebih baik kamu jangan duduk di priority seat meskipun kursi sedang kosong.

Berhenti di Sisi Kanan Eskalator

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Sisi kanan eskalator diperuntukkan untuk yang terburu-buru. Foto: Japan Times

Fasilitas eskalator di stasiun kereta berguna supaya hemat waktu dan penumpang tidak lelah menaiki anak tangga. Ketika berada di eskalator, penduduk Jepang akan mengosongkan sisi sebelah kanannya. Jalur kanan yang kosong tersebut diperuntukkan bagi yang sedang terburu-buru. Saat eskalator sedang ramai, berbenturan dengan orang lain tidak dapat dihindari. Oleh karena itu di setiap sisi eskalator terpasang handrail, yang berguna sebagai pegangan tangan agar bisa berjalan di eskalator dengan aman.

Membuang Sampah Sembarangan

10 hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang
Tempat sampah di Jepang yang dipisah berdasarkan materialnya

Di Jepang, tidak terlihat ada sampah yang berserakan. Hal ini karena penduduknya sadar kebersihan sehingga tidak sembarangan membuang sampah. Sampah pun dipisahkan berdasarkan materialnya, yaitu yang mudah terbakar, tidak mudah terbakar, serta sampah yang bisa didaur ulang. Terdapat juga tempat sampah berupa vending machine di mana mesin tersebut akan memisahkan sampah berdasarkan jenis materialnya. Umumnya, tempat sampah di convenience store Jepang bergambar barang-barang yang harus dibuang di tempat tersebut.

Itulah hal-hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan saat berada di Jepang. Dengan mengikuti aturan serta tata krama yang berlaku, perjalanan kamu akan lebih nyaman serta aman selama berada di sana.

Baca juga:

Mengapa Banyak Vending Machine di Jepang

– Cara Terbaik Memanjakan Diri di Jepang

Wisata Tuna di Misaki

– Pengalaman Naik Kereta Bandara dan Panduannya

Tentang Travel Blog Wego Indonesia:

Travel Blog Wego Indonesia adalah media daring milik Wego Indonesia yang menyajikan informasi seputar perjalanan, ditulis oleh tim redaksi dan kontributor. Saat ini  didukung kanal media sosial Wego ID di TwitterFacebook, dan Instagram.

Wego sendiri adalah situs dan aplikasi pembanding harga tiket pesawat serta hotel. Wego menyajikan informasi harga dari ratusan situs agen wisata, maskapai, dan jaringan hotel dunia, dalam satu tampilan sederhana. Dengan menggunakan Wegomencari tiket pesawat dan hotel sesuai bujet dan preferensi akan lebih cepat dan mudah!

Punya cerita menarik tentang tempat asal kamu? Atau ingin berbagi tips seputar liburan dan jalan-jalan? Kirim ke [email protected] supaya lebih banyak orang bisa membaca tulisanmu!